Kalau langsung dinasihati
- Anak merasa sedang disalahkan.
- Makin dilarang, makin membantah.
- Ayah Bunda ikut capek dan naikin suara.
Ada 12 cerita untuk menuntaskan 12 masalah nyata anak sehari-hari. Anak belajar dari tokohnya, Ayah Bunda tidak perlu mengulang omelan yang sama.

Kejadian di Rumah Sering Begini?
Mau pergi sebentar, anak sudah menangis dan memeluk kaki.
HP diminta berhenti, langsung ngambek atau guling-guling.
Main sama saudara, ujung-ujungnya rebutan dan tangannya ikut jalan.
Ditanya baik-baik, jawabnya mulai nggak jujur. Muter-muter karena takut dimarahi.
Waktu makan, bilang nggak mau atau terus menunda.
Bukan berarti Ayah Bunda kurang sabar. Kadang memang butuh cara lain supaya pesannya lebih gampang masuk.

12 buku fisik. Satu masalah, satu cerita. Tinggal pilih yang paling pas.
Kenapa Mulai dari Cerita?
Kalau langsung ditegur, anak biasanya sibuk membela diri. Yang masuk malah nada marah kita, bukan pesannya.
Di Seri Aduh!, yang mengalami masalah adalah tokohnya. Anak bisa melihat akibatnya tanpa merasa sedang ditunjuk.
Nanti saat kejadian yang sama terulang, cukup panggil nama tokohnya. Pesannya sudah sama-sama dimengerti.
12 Cerita, 12 Situasi
Tidak perlu dibaca berurutan. Lihat kejadian anak hari itu, lalu ambil buku yang paling pas.

Anak menangis atau takut saat Mama pergi.
Lebih tenang saat Mama pergi sebentar.

Anak susah berhenti main gadget.
Mau lepas dari layar dan mencoba permainan lain.

Anak suka merebut dan tidak mau gantian.
Belajar berbagi tanpa drama rebutan.

Anak takut jujur setelah berbuat salah.
Berani jujur meski baru berbuat salah.

Anak malu bertemu atau bermain dengan teman baru.
Lebih berani menyapa dan ikut bermain.

Anak suka mengejek atau bicara yang bikin orang lain sedih.
Tahu kapan kata-katanya bisa menyakiti teman.

Anak selalu bilang “nanti” saat diminta.
Mulai bergerak tanpa diingatkan berkali-kali.

Anak gampang meledak, menangis, atau tantrum.
Kenal rasa marahnya dan belajar menenangkan diri.

Anak maunya sekarang dan susah menunggu.
Mau menunggu saat keinginannya belum bisa dipenuhi.

Tangan anak ikut memukul saat kesal.
Belajar menahan tangan saat sedang kesal.

Anak berteriak saat meminta sesuatu atau sedang kesal.
Bisa bilang maunya tanpa harus berteriak.

Anak menolak makan atau cuma mau makanan tertentu.
Lebih penasaran dan mau mencoba makanan lain.
Yang Ayah Bunda Dapatkan
Saat kejadian yang sama terulang, Ayah Bunda tidak perlu bingung mau bilang apa.
Biarkan tokohnya yang berbuat salah. Ayah Bunda tinggal menemani anak melihat apa yang terjadi.
Tantrum, gadget, rebutan, bohong, susah makan, sampai takut ditinggal sudah punya buku masing-masing. Tinggal pilih sesuai drama hari itu.
Tokoh hewan dan gambar berwarna membuat pesannya terasa seperti cerita, bukan omelan.
Cukup bilang, “Masih ingat Caca waktu nggak mau gantian?” Anak langsung tahu maksudnya.
Ceritanya tetap sama. Anak bisa menangkap hal baru setiap kali dibacakan.
Intip Isi Bukunya
Di dalam bukunya ada parenting insight, tips praktis, fakta unik, pesan moral, dan nilai karakter yang masih terhubung dengan ceritanya.
Cara Pakainya


Lihat kejadian anak hari itu, lalu ambil buku yang paling mirip.
Duduk dekat-dekat. Nikmati ceritanya dulu, tidak perlu buru-buru menyelipkan nasihat.
Tanya, “Menurut kamu, kenapa Rino marah?” Biarkan anak yang mulai bercerita.
Kalau besok anak mulai marah lagi, cukup bilang, “Masih ingat Rino waktu ngamuk?” Anak langsung paham—tanpa Ayah Bunda perlu mengulang nasihat dari awal.
Untuk Siapa
Semua yang Ayah Bunda Dapat
Produk utama

Kalimat pendek yang bisa langsung dipakai saat emosi anak meledak dan Bunda bingung harus bilang apa.
Rp49.000
Pertanyaan ringan supaya obrolan tetap jalan setelah bukunya ditutup.
Rp59.000Lihat kapan emosinya muncul, apa pemicunya, dan respons mana yang paling membantu.
Rp39.000
Lembar siap cetak untuk belajar dan bermain saat anak butuh kegiatan selain layar.
Rp99.000
Anak tinggal menunjuk gambar saat belum tahu cara menyebutkan perasaannya.
Rp49.000Total nilai bonus Rp295.000. GRATIS. Langsung ikut bersama paket bukunya.
Harga Paket Hari Ini
Harga normal Rp264.000
Cuma Rp14 ribuan per buku.
Buku rusak atau tidak sesuai saat sampai? Kirim fotonya maksimal tujuh hari setelah paket diterima. Kami kirim penggantinya.
Sebelum Memesan
Jangan. Tunggu sampai anak lebih tenang, lalu pilih cerita yang paling mirip dengan kejadian tadi. Mulai dari tokohnya supaya anak tidak merasa sedang disalahkan.
Tetap cocok. Seri Aduh! paling pas untuk usia 3–7 tahun dan memang lebih enak dibacakan bersama Ayah Bunda.
Karena masalah anak biasanya berganti. Hari ini gadget, besok tantrum, rebutan, susah makan, atau takut ditinggal. Paket ini menjadi stok cerita yang tinggal diambil saat masalahnya muncul.
Setiap buku hanya 16 halaman. Tidak harus langsung selesai—Ayah Bunda bisa mulai dari gambar atau tokoh yang paling menarik perhatiannya.
Bisa COD. Setelah form diisi, CS akan menghubungi Ayah Bunda untuk memastikan alamat, mengecek diskon ongkir yang tersedia, dan mengonfirmasi pesanan.
Jangan Tunggu Drama Berikutnya
Isi data penerima dan alamat. Setelah itu, CS bantu memastikan ongkir, COD, dan pesanan sampai beres.
Cerita dari Ayah Bunda
Anak Suka Ceritanya. Ayah Bunda Jadi Lebih Gampang Mengingatkan.
Saat masalahnya muncul lagi, nama tokohnya bisa dipakai untuk mulai ngobrol tanpa langsung mengomel.
Review pembelian terverifikasi
Kata Bunda yang Sudah Membacanya
Ceritanya ringan, gambarnya disukai anak, dan bagian untuk orang tua ikut kepakai.